
Dalam perjalanan sejarah, umat Islam sangat banyak memiliki ilmuwan dalam berbagai bidang, terutama pada zaman keemasan Islam. Contohnya antara lain, Abu Hanifah an Nu'man bin Sabit yang dikenal dengan Imam Hanafi (699-767), Malik bin Anas yang terkenal dengan Imam Malik (712-798), Muhammad bin Idris asy-Syafi'i yang dikenal dengan Imam Syafi'i (767-820) dan Ahmad bin Hanbal yang dikenal dengan Imam Hanbali (780-855). Mereka adalah tokoh ilmuwan Muslim dalam bidang fikih dan ushul fikih, serta beberapa cabang ilmu lainnya, dan telah melahirkan karya-karya yang fenomenal.
Masih banyak ilmuwan Muslim yang berkiprah. Pada bidang teologi, misalnya, adalah Abu Hasan al-Asy'ari (873-935), al-Jubba'i (w.303 H), Abu Mansur Muhammad al-Maturidi (w.944) dan Abu Yusr al-Bazdawi (421-493 H). Dalam bidang hadis, dikenal beberapa ilmuwan besar, seperti Imam Bukhari (w.870), Imam Muslim (w.875), at-Tirmizi (w.892) dan an-Nasa'i (w.915).
Adapun tokoh-tokoh besar dalam lapangan tasawuf antara lain Hasan al-Basri (642-728), Rabiah al Adawiyyah (714-801), Abu Nasr Bisyr al-Hafi (767-841), Zunnun al-Misri (w.860), al-Gazali (w.1111), Abu Yazid al-Bustami (w.874) dan Husein bin Mansur al-Hallaj (858-922).


Sementara dalam bidang sosial, terdapat nama Yaqut bin Abdullah al Hamawi (1179-1229) yang mengarang kitab Mu'jam al-Buldan (Kamus Negara) yang merupakan sebuah kamus ilmu bumi. Seorang ahli ilmu bumi yang paling terkenal yang pernah melakukan lawatan untuk penelitian, dan bahkan pernah bermukim di Aceh, adalah Muhammad bin Abdullah bin Muhammad bin Ibrahim Abu Abdullah al-Lawati at-Tanji bin Batutah atau Ibn Batutah (1304-1377) yang berasal dari Maroko.

yus dan arya disarikan dari buku Ensiklopedi Islam terbitan PT Ikhtiar Baru van Hoeve, Jakarta.
Sesungguhnya orang yang paling takut kepada Allah SWT diantara hamba2nya hanyalah orang yang berilmu
ReplyDeleteternyata banyak juga ya ilmuwan muslim? yang sering dengar Ibn Sina aja...
ReplyDeletemasih harus belajar banyak nih
makasih artikelnya Arya.
thank u infonya bro...semangat terus Islam...
ReplyDelete